Baru-baru ini leader sekaligus rapper dari boyband BTS diduga membuat geger army karena memposting sebuah lagu yang diduga islamophobia dan mendukung LGBT. Lagu tersebut adalah Bad Religion yang dinyanyikan oleh Frank Ocean.
Namun niziten mengira bahwa Namjoon atau RM BTS sebenarnya tidak sengaja memposting lagu tersebut tanpa memaknai lagunya lebih dalam, dan hanya menyukai alunan musiknya saja.
Sedangkan dari fanbase Frank Ocean mengatakan, bahwa lagu Bad Religion bukan untuk menghina muslim melainkan untuk semua ekstrimis dari berbagai agama.
Tentang apakah Lagu
Bad Religion yang dinyanyikan oleh Frank Ocean?
"Bad Religion" adalah salah satu lagu yang
dinyanyikan oleh penyanyi Amerika Frank Ocean. Lagu ini termasuk dalam album
studio debutnya yang berjudul "Channel Orange" yang dirilis pada
tahun 2012. "Bad Religion" merupakan salah satu lagu yang paling
mencolok dalam album tersebut dan sering kali dianggap sebagai salah satu lagu
yang paling kuat secara emosional.
Lagu ini menceritakan tentang pengalaman seseorang yang
sedang mengalami perasaan cinta yang tidak berbalas atau bertepuk sebelah
tangan. Lirik lagu ini menggambarkan perasaan kesedihan, kebingungan, dan
keraguan yang muncul ketika seseorang menyadari bahwa orang yang dicintainya
tidak memiliki perasaan yang sama. Secara khusus, lirik lagu merujuk pada
perasaan terjebak dalam situasi yang sulit, seperti menjalani hubungan yang
tersembunyi atau tidak diterima oleh masyarakat.
Judul "Bad Religion" merujuk pada perasaan orang
yang sedang mengalami perasaan cinta yang tak berbalas, dan kata
"religion" (agama) di sini menggambarkan perasaan keputusasaan dan
ketidakpastian yang mendalam yang dapat dirasakan dalam situasi seperti itu.
Seperti banyak lagu Frank Ocean, "Bad Religion"
memiliki nuansa yang introspektif dan emosional. Lagu ini berhasil menggambarkan
perasaan kompleks yang terkait dengan cinta, agama, dan perasaan pribadi.
Apakah Lagu Bad Religion
dari Frank Ocean Menyindir Agama islam?
Tidak, lagu "Bad Religion" dari Frank Ocean tidak
menyindir agama Islam atau agama apa pun. Lagu ini bukanlah sebuah komentar
tentang agama atau keyakinan tertentu. Sebaliknya, lagu ini berbicara tentang
perasaan cinta yang tidak berbalas dan kompleksitas emosi yang terkait
dengannya.
Judul "Bad Religion" dalam konteks lagu ini lebih
merujuk pada perasaan terjebak dalam situasi yang sulit dan bertolak belakang
dengan makna agama secara harfiah. Frank Ocean menggunakan istilah ini untuk
menggambarkan perasaan perasaan keputusasaan dan ketidakpastian yang dalam,
yang bisa saja terjadi dalam situasi cinta yang rumit dan tidak berbalas.
Sama seperti dengan karya seni lainnya, interpretasi musik
adalah subjektif dan dapat berbeda-beda antara pendengar. Namun, secara umum,
lagu "Bad Religion" tidak memiliki niat atau konten yang merendahkan
atau menyindir agama Islam atau agama lainnya.
Apakah Lagu Bad
Religion dari Frank Ocean Mendukung LGBT?
Lagu "Bad Religion" dari Frank Ocean tidak secara
langsung atau eksplisit menyatakan dukungan terhadap LGBT (lesbian, gay,
biseksual, dan transgender). Namun, penting untuk diingat bahwa Frank Ocean
secara terbuka telah mengidentifikasi dirinya sebagai seorang pria gay, dan
lagu-lagu serta karyanya sering kali mencerminkan pengalaman dan emosinya
sebagai seorang individu LGBT.
Frank Ocean adalah seorang artis yang dikenal karena
kejujuran dan keasliannya dalam berbicara tentang identitas seksualnya melalui
musiknya. Pada tahun 2012, ia menerbitkan sebuah surat terbuka di media sosial
yang berbicara tentang pengalaman pertamanya jatuh cinta pada seorang pria.
Langkah ini dianggap sebagai langkah penting dalam mendorong perbincangan
tentang orientasi seksual di industri musik dan masyarakat secara umum.
Meskipun lagu "Bad Religion" sendiri tidak secara
eksplisit membahas isu LGBT, karya-karya Frank Ocean secara keseluruhan sering
kali mencerminkan pandangannya dan pengalaman sebagai seorang individu LGBT.
Oleh karena itu, beberapa pendengar mungkin merasa bahwa lagu-lagu seperti
"Bad Religion" memiliki relevansi dan signifikansi bagi komunitas
LGBT.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi apapun dari RM BTS mengenai lagu tersebut. Melainkan ia lanjut memposting lagu lainnya seperti tidak terjadi apa-apa. Lagu yang diposting adalah Mates oleh John Carroll Kirby.
Namun demikian, nitizen memberikan asumsi bahwa postingan lagu Mates ini merupakan klarifikasi dari lagu kontroversial yang diposting sebelumnya.
Tentang apa Lagu
Mates yang Dinyanyikan oleh John Carroll Kirby?
Lagu "Mates" yang dinyanyikan oleh John Carroll
Kirby adalah sebuah lagu dengan nuansa dan lirik yang sederhana. Lagu ini
termasuk dalam albumnya yang berjudul "Septet" yang dirilis pada
tahun 2020. Lagu "Mates" memiliki karakter musik yang santai dan
sentuhan musik elektronik yang menenangkan.
Lirik lagu ini terdiri dari beberapa baris yang mengulangi
frasa "You can call me" (Anda bisa memanggil saya) dengan beberapa
variasi. Lirik ini menggambarkan pesan yang terkesan sederhana namun ramah dan
mengajak pendengar untuk memanggil atau berbicara dengan si penyanyi ("You
can call me anytime, I'm here for you" atau "Anda bisa memanggil saya
kapan saja, saya di sini untuk Anda").
Lagu "Mates" menciptakan suasana yang lembut dan
penuh perasaan, dan menggambarkan hubungan yang hangat dan ramah. Musiknya yang
tenang dan liriknya yang sederhana membentuk suasana yang mengajak pendengar
untuk merasa nyaman dan diterima.
Secara keseluruhan, "Mates" adalah lagu yang menggambarkan hubungan antara dua orang dengan sentuhan ramah dan kesederhanaan dalam liriknya.
Apakah lagu Mates
oleh John Carroll Kirby Berisi Permintaan Maaf?
Tidak, lagu "Mates" oleh John Carroll Kirby tidak
secara khusus berisi permintaan maaf dalam liriknya. Lagu ini memiliki lirik
yang sederhana dan terutama terdiri dari frasa "You can call me" yang
menggambarkan pesan ramah dan ketersediaan untuk berbicara atau berhubungan
dengan seseorang.
Meskipun lirik "Mates" mungkin tidak secara
eksplisit berisi permintaan maaf, pesan ramah dan terbuka dalam lagu ini bisa
saja diartikan sebagai bentuk perdamaian atau komunikasi positif antara
individu.
Dengan demikian, bisa saja RM BTS sudah memberikan permintaan maaf secara eksplisit dikarenakan makna dari lagu Mates. Jika memang benar, kemungkinan RM sudah menduga bahwa nitizen yang cerdas akan menduganya sebagai permintaan maaf, dikarenakan masalah sebelumnya juga merupakan permasalahan dari memposting sebuah lagu.
Namun bisa juga, Namjoon hanya sekedar memposting lagu tanpa mendalami makna liriknya lebih dalam, melainkan hanya menikmati dan menyukai alunan instrumen musiknya saja. Dikarenakan sebagai musisi, memang diwajibkan untuk mendengarkan berbagai lagu sebagai referensi dalam membuat lagu yang akan dibuat.